Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Pemberdayaan Masyarakat

Pengertian Pemberdayaan Masyarakat. Pemberdayaan masyarakat merupakan upaya pemerintah untuk mendorong akselerasi penurunan angka kemiskinan yang berbasis partisipasi yang diharapkan dapat menciptakan proses penguatan sosial yang dapat mengantar masyarakat miskin menuju masyarakat yang madani, sejahtera, berkeadilan serta berlandaskan iman dan takwa.

Definisi Pemberdayaan Masyarakat

Pemberdayaan masyarakat adalah upaya meningkatkan kemampuan dan potensi yang dimiliki masyarakat, sehingga masyarakat dapat mewujudkan jati diri, harkat dan martabatnya. Secara maksimal untuk bertahan untuk mengembangkan diri secara mandiri baik di bidang sosial, ekonomi, agama, dan budaya.

Menurut (Sumaryadi, 2005:11) pemberdayaan masyarakat adalah “upaya mempersiapkan masyarakat seiring dengan langkah memperkuat kelembagaan masyarakat agar mereka mampu mewujudkan kemajuan, kemandirian, dan kesejahteraan dalam suasana keadilan sosial yang berkelanjutan”.

Menurut (Abu Huraerah, 2008:87) Pemberdayaan masyarakat adalah sebuah proses dalam bingkai usaha memperkuat apa yang lazim disebut community self-reliance atau kemandirian. Dalam proses ini masyarakat didampingi untuk membuat analisis masalah yang dihadapi, dibantu untuk menemukan alternatif solusi masalah tersebut, serta diperlihatkan strategi memanfaatkan berbagai kemampuan yang dimiliki.

Menurut (Chamber, 1995). Pemberdayaan masyarakat adalah konsep pembanguan ekonomi yang merangkum nilai-nilai masyarakat untuk membangun paradigma baru dalam pembangunan yang bersifat people- centered, participatory, empowerment and sustainable.

Menurut Wrihatnolo dan Dwidjowijoto (2007: 74),  “konsep pemberdayaan masyarakat mencakup pengertian community development (pembangunan masyarakat) dan community based development (pembangunan yang bertumpu pada masyarakat), dan tahap selanjutnya muncul istilah community driven development yang diterjemahkan sebagai pembangunan yang diarahkan masyarakat atau diistilahkan sebagai pembangunan yang digerakkan oleh masyarakat...”

Upaya pemberdayaan masyarakat dilakukan dengan tiga hal

  • Menciptakan iklim yang memungkinkan potensi manusia berkembang. Titik tolaknya adalah penekanan bahwa setiap manusia dan masyarakat memiliki potensi-potensi, kemudian diberikan motivasi dan penyadaran bahwa potensi itu dapat dikembangkan
  • Memperkuat potensi yang dimiliki masyarakat dimana perlu langkah-langkah yang lebih positif dan nyata, penyediaan berbagai masukan serta pembukaan berbagai akses kepada berbagai peluang yang akan membuat masyarakat mampu dan memanfaatkan peluang. Pemberdayaan pada jalur ini dapat berupa pemberian berbagai bantuan produktif, pelatihan, pembangunan sarana dan prasarana baik fisik maupun sosial, dan pengembangan kelembagaan di tingkat masyarakat.
  • Pemberdayaan mengandung arti pemihakan pada pihak yang lemah untuk mencegah persaingan yang tidak seimbang dan menciptakan kemitraan yang saling menguntungkan.

Upaya pokok dalam setiap pemberdayaan masyarakat

  • Bina manusia. Yang termasuk ke dalam upaya bina manusia adalah semua kegiatan yang termasuk dalam upaya penguatan atau pengembangan kapasitas
  • Bina usaha menjadi suatu upaya penting dalam setiap pemberdayaankarena bina manusia tanpa memberikan dampak atau manfaat bagiperbaikan kesejahteraan (ekonomi atau non ekonomi) akanmenambah kekecewaan. Sebaliknya, hanya bina manusia yangmampu (dalam waktu dekat) memberikan dampak atau manfaat bagiperbaikan kesejahteraan yang akan memperoleh dukungan dalambentuk partisipasi masyarakat.
  • Bina lingkungan. Terpenuhinya segala kewajiban yang ditetapkan dalam persyarataninvestasi dan operasi yang terkait dengan perlindungan, pelestariandan pemulihan (rehabilitasi/reklamasi) sumber daya alam danlingkungan hidup.
  • Bina kelembagaan. Kelembagaan sering diartikan sebagai pranata sosial atau organisasisosial, apabila memenuhi 4 komponen yaitu: Komponen person, kepentingan, aturan dan struktur.