Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Karya ilmiah populer Serta Karakterstiknya

DuniaPengertian.com - Apa yang dimaksud dengan Karya ilmiah populer Serta Karakterstiknya. Istilah populer dalam karya ilmiah (tulisan) mengacu pada kompetensi massa sebagai segmen sasarannya. Untuk hal ini, karya ilmiah populer menggunakan media-media massa cetak sebagai medianya. Agar pembahasan efektif dan akurat kaitannya dengan subjek bahasan tentang TPKI, karya ilmiah populer yang dimaksud dalam tulisan ini dibatasi pada karya nonfiksi. Apa yang dimaksud dengan karya ilmiah populer? berikut adalah penjelasannya. 


Pengertian Karya ilmiah populer Serta Karakterstiknya

Definisi Karya ilmiah popular

Karya ilmiah populer adalah karya ilmiah yang disajikan ke hadapan massa secara popular pada media-media massa cetak (majalah, koran, tabloid). Oleh karena demikian, maka karya ilmiah populer memiliki karakter yang khas agar dapat diserap isinya oleh khalayak luas, tidak terbatas pada kalangan akademisi.

Baca Juga : Pengertian Artikel Ilmiah Dan Ciri, Tujuan Serta Fungsinya

Karya ilmiah populer merupakan suatu karya yang ditulis dengan menggunakan bahasa yang populer sehingga mudah dipahami oleh masyarakat dan menarik untuk dibaca. Untuk dapat mengerti pengertian karya tulis ilmiah populer, ada baiknya kita mengkajinya dari kata-kata pembentuknya yaitu tulisan, ilmiah, dan populer. Tulisan adalah istilah yang digunakan untuk menyatakan sebuah karya tulis yang disusun berdasarkan tulisan, karangan, dan pernyataan gagasan orang lain. Orang yang menyusun kembali hal-hal yang sudah dikemukakan orang lain itu disebut penulis. Dalam KBBI (2002:370-371) disebutkan bahwa kata ilmiah diartikan sebagai bersifat ilmu atau memenuhi syarat (kaidah) ilmu pengetahuan, sedangkan ilmiah populer diartikan sebagai mengunakan bahasa umum sehingga mudah dipahami oleh masyarakat awam. Sedangkan istilah populer sendiri artinya dalam Kamus Bahasa Indonesia disebutkan bahwa populer berarti dikenal dan disukai orang banyak (umum). Bisa juga berarti sesuai dengan kebutuhan masyarakat pada umumnya, atau mudah dipahami orang banyak. Istilah populer merujuk kepada penggunaan bahasa yang relatif lebih santai, padat, serta mudah dicerna oleh masyarakat pembacanya yang begitu beragam.

Baca Juga : Pengertian Jurnal Ilmiah Serta Fungsi Dan Jenisnya

Menurut Slamet Suseno mengemukakan bahwa karya tulis ilmiah populer lebih banyak diciptakan dengan jalan menyadur tulisan orang lain daripada dengan jalan menulis gagasan, pendapat, dan pernyataannya sendiri. Karya ilmiah populer adalah karangan ilmiah yang berisi pembicaraan tentang ilmu pengetahuan dengan teknik penyajian yang sederhana mengenai hal-hal kehidupan sehari-hari.

Karakteristik karya ilmiah populer

  • Judul karangan ilmiah harus informatif, mudah ditangkap maksudnya dan dengan cepat menimbulkan imajinasi pada pembacanya;
  • Disajikan secara objektif dan mendalam, juga referensial, deskriptif, dan argumetatif;
  • Disajikan dengan bahasa populer, yaitu bahasa yang akrab (komunikatif), menyenangkan, menarik, dan mudah dipahami olehrakyat (populus). Meskipun demikian, bahasa tersebut harus tetap menggunakan istilah-istilah yang tepat, tidak ceroboh, tidak urakan;
  • Tidak memancing pernyataan-pernyataan yang bernada meragukan;
  • Penyajian fakta objektif sering disertai oleh penyajian sejarah kerja ilmuwan penemunya atau deskripsi fakta proses pengamatan secara sederhana;
  • Penjelasan tentang suatu masalah didramatisasikan melalui suatu cerita;metode penjelasan biasanya tidak langsung, terutama dalam karangan yang bukan tentang pengetahuan alam;
  • Penulis senantiasa berusaha dengan sentuhan bahasanya agar pembaca seolah-olah melihat, merasa, atau mengalami sendiri situasi yang ditulis oleh penulis.
Ada tiga jenis penyajian karya ilmiah populer (feature dan artikel ilmu pengetahuan pada media massa), yaitu:

1. Penyajian deskriptif yang hanya menggambarkan suatu pengetahuan sebagai kumpulan fakta sebagaimana adanya atau mengemukakan penemuan mutakhir di bidang keilmuan tertentu, tanpa banyak penjelasan tentang jalannya proses (riwayat atau latar belakang) penemuan itu. Contoh: Uraian berbagai Jenis Ikan di Laut.

2. Penyajian deskriptif, tetapi disertai penjelasan tentang jalannya proses pembentukan, riwayat penemuan atau sejarah terjadinya hal, penjelasan tentang mengapa, dan penjelasan tentang bagaimana. Contoh: tulisan tentang “Terbangnya Ikan Terbang”.

3. Penyajian deskriptif, tetapi disertai penjelasan tentang jalannya proses pembentukan, riwayat penemuan atau sejarah terjadinya hal, penjelasan tentang mengapa, dan penjelasan tentang bagaimana, ditambah masalah-masalah yang berkaitan dengannya, berikut bagaimana jalan keluar atau pemecahan masalah itu. Contoh: uraian tentang “Terbangnya Ikan Terbang” ditambah dengan masalah pelestarian mereka di laut yang makin lama makin tercemar oleh limbah industri kimia dan bagaimana cara pemecahannya.

Referensi
http://kemahasiswaan.uui.ac.id/berita-55-pengertian-karakteristik-dan-jenisjeniskaryatulis-ilmiah.html